Loading...

Minggu, 07 November 2010

Cara Membuat Mahar Uang Bentuk Masjid


Cara Membuat Mahar Uang dengan Berbagai Bentuk Masjid

Mahar adalah pemberian yang hukumnya wajib berupa uang atau barang dari mempelai laki-laki kepada mempelai perempuan ketika akad nikah dilangsungkan. Mahar sering disebut juga dengan maskawin..



mhu_masjid3



Sedemikian penting peran mahar dalam menentukan sahnya pernikahan maka trend terkini bentuk mahar yang dulunya hanya diambil esensi nilai, kini dikesankan dengan hiasan dan penampilan yang spektakuler indah, berkesan dan bernuansa simbolik.



Salah satu mahar yang paling umum selain emas / cincin adalah uang. Dahulu uang pada mahar memberi kesan wibawa dan menunjukkan strata social sehingga mahar uang akan bernilai tinggi jika jumlahnya besar. Kini, seiring perkembangan tingkat perekonomian yang meningkat pesat, didukung dengan kesadaran keagamaan bahwa bukanlah wanita itu lebih sholihah jika diberikan mahar yang mahal, justru semakin kecil jumlah mahar secara nilai menunjukkan tingginya kesholehan seorang wanita.



Kini jumlah uang dalam mahar uang umumnya dibuat simbolik misalnya symbol tanggal dan bulan pernikahan, tanggal dan tahun lahir kedua mempelai berdua dan sebagainya. Misalnya mempelai menikah pada tanggal 12 Desember 2010, maka jumlah uang untuk mahar sebesar 121,210 “Seratus Dua Puluh Satu Dua Ratus Sepuluh Rupiah”. Jumlah ini agar memberi kesan panjang dan indah, maka uang sejumlah itu disusun sedemikian sehingga membentuk seperti masjid untuk hiasan rumah tangga baru dengan harapan mulai tanggal akad nikah terjadi, keluarga baru dikaruniai rizki yang melimpah, berkah dibawah naungan ibadah yang disimbulkan dengan gambar masjid.

Teknis Membuat Mahar Bentuk Masjid

1. Semakin banyak jumlah uang, maka semakin dapat dibuat masjid dengan bentuk komplek dan menarik, semakin sedikit maka gambar masjid akan semakin sederhana.
2. Lebih cantik dan indah membuat desain masjid dengan uang kertas dari pada uang logam, hanya saja jika menggunakan uang logam, masjid yang dibuat lebih klasik.
3. Jika uang kertas jumlahnya banyak, maka bentuk susunan uang adalah digulung kecil-kecil sebelum ditata. Jika jumlahnya sedikit maka di lilipat dengan ukurang agak besar.
4. Desain terlebih dahulu masjidnya dengan maket sederhana di tempat pigura dengan ukuran yang direncanakan.
5. Pisahkan uang berdasarkan kelompok jumlah / warna.
6. Susun uang pada maket yang sudah didesain sehingga susunan telah membentuk masjid yang cantik dan menarik.
7. Jika dirasa cukup, maka tempelkan uang secara permanent menggunakan slotip bening dibagian atas dan bawah dengan kuat “kencang”.
8. Beri ornament dan hiasan disekitar masjid seperlunya, jangan terlalu rame dan fokuskan terhadap masjid agar tampak pandangan utamanya adalah ke masjid.




Selamat mencoba, mudah2an bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar